Guru Nya Diperiksa KPK Terkait Kasus Rektor Unila, Kepsek MTsN 1 Percayakan Ke Hukum

Tue, 11 Oct 2022 03:38:30pm

Raolnewscom- Terkait pemeriksaan salah satu guru di Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Tanjung Karang oleh penyidik KPK ( komisi pemberantasan korupsi) di Jakarta merupakan urusan pribadi Tugiyo dan semoga cepat selesai tanpa ada keterlibatan jauh salah satu pengajar di MTsN 1 Tanjung Karang.

” Kami dari pihak sekolah mendoakan yang terbaik saja bagi dia ( Tugiyo,red).
Dengan pihak MTsN 1 Tanjung Karang semoga dapat berjalan dengan baik dan clear ,” ujar Kepala sekolah Drs. M.Iqbal kepala Sekolah MTsN Bandar Lampung, (11-10-2022), saat dikonfirmasi oleh Raolnewscom.

” Apapun peristiwa yang dialami dan dengar oleh sdr Tugiyo selaku salah satu guru disini kami yakin merupakan urusan pribadi beliau dan insya Allah akan cepat selesai, tandas M Iqbal.

Seperti dikatahui sebelumnya, seorang guru Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Tanjungkarang, Bandar Lampung, diperiksa terkait kasus suap penerimaan mahasiswa baru Unila yang menjerat Rektor Unila Karomani dkk.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri mengatakan, guru MTsN Tanjungkarang yang diperiksa bernama Tugiyo.

“Pemeriksaan dilakukan di Kantor KPK atas nama Tugiyo, guru MTsN Tanjungkarang,” kata Ali Fikri, Selasa (11/10/2022).

KPK telah menetapkan empat tersangka terdiri dari tiga orang selaku penerima suap, yakni Karomani (KRM), Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila, Heryandi (HY), dan Ketua Senat Unila, Muhammad Basri (MB). Sedangkan pemberi suap adalah pihak swasta Andi Desfiandi (AD).

Dalam konstruksi perkara, KPK menjelaskan KRM yang menjabat sebagai rektor Unila periode 2020-2024, memiliki wewenang terkait mekanisme Seleksi Mandiri Masuk Universitas Lampung (Simanila) Tahun Akademik 2022.

Selama proses Simanila berjalan, KPK menduga KRM aktif terlibat langsung dalam menentukan kelulusan dengan memerintahkan HY, Kepala Biro Perencanaan dan Humas Unila, Budi Sutomo, dan MB untuk menyeleksi secara “personal” terkait kesanggupan orang tua mahasiswa.

Apabila ingin dinyatakan lulus maka calon mahasiswa dapat “dibantu” dengan menyerahkan sejumlah uang, selain uang resmi yang dibayarkan sesuai mekanisme yang ditentukan ke pihak universitas.

Selain itu, KRM juga diduga memberikan peran dan tugas khusus bagi HY, MB, dan Budi Sutomo untuk mengumpulkan sejumlah uang yang disepakati dengan pihak orang tua calon mahasiswa baru. Besaran uang itu jumlahnya bervariasi mulai dari Rp100 juta sampai Rp350 juta untuk setiap orang tua peserta seleksi yang ingin diluluskan.

Seluruh uang yang dikumpulkan KRM melalui Mualimin selaku dosen dari orang tua calon mahasiswa itu berjumlah Rp603 juta dan telah digunakan untuk keperluan pribadi KRM sekitar Rp575 juta.

KPK juga menemukan adanya sejumlah uang yang diterima KRM melalui Budi Sutomo dan MB yang berasal dari pihak orang tua calon mahasiswa yang diluluskan KRM atas perintah KRM.

Uang tersebut telah dialihkan dalam bentuk menjadi tabungan deposito, emas batangan, dan masih tersimpan dalam bentuk uang tunai dengan total seluruhnya sekitar Rp4,4 miliar.(johan syahril)

Drs.M Iqbal Kepsek MTsN 1 Tanjung Karang

News Feed

Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan Prof Rudy Dilantik Nahkodai Alumni IKA Unila

RAOLNEWS.COM -Pelantikan IKA Unila sempat tertunda 2 tahun baru terealisasi hari ini, 20 April 2024. Acara pelantikan berlangsung di Hotel Grand Mercure hadir Ketua Umum IKA Komjen Pol Prof Rudy…

Beredarnya Video di Pelabuhan Bakauheni, Ini Penjelasan pihak ASDP

RAOLNEWS.COM -Terkait beredar nya video dikalangan wartawan terkait pelayanan pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, ini penjelasan ASDP Bakauheni, Lampung. Penjelasan terkait pelayanan di Pelabuhan Bakauheni pada 14 April 2024, sekitar pk…

Alzier Minta Tokoh Masyarakat Di Pesawaran Lawan ” SENGKUNI” Penyebar Fitnah Bupati

RAOLNEWS.COM – Alzier minta yang disebut sebagai bapak dan anak yang sudah tidak laku jual di Kabupaten pesawaran sebagai pihak yang menyebarkan fitnah dan merupakan pihak yang sudah tidak laku…

Apresiasi Advokat Anti Suap Yunizar Akbar, Penunjukan Komjen Reinhard Sebagai PLT Dirjen Pemasyarakatan

RAOLNEWS.COM -Menteri Hukum Dan Hak Azasi Manusia Yasonna H Laoly menunjuk Irjen Pol. Reinhard Silitonga sebagai PLT Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Sebelum menjabat sebagai PLT Dirjen Pemasyarakatan, Jenderal Polisi berbintang tiga…

Tuai Prestasi 82 Peserta Didik MAN 1 Bandar Lampung Lolos SNBP Unila 2024, Peringkat Pertama Se Lampung

RAOLNEWS.COM- Universitas Lampung merilis data hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2024 di kampus tersebut. Totalnya ada sebanyak 24.805 orang siswa SMA sederajat yang mendaftar Unila dari jalur SNBP….