Krimsus Polda Lampung Ungkap Penipuan Investasi Bodong Robot Trading Senilai 66 Miliar

Tue, 27 Dec 2022 07:12:49am

RAOLNEWSCOM – Unit III Subdit I Indagsi Ditreskrimsus Polda Lampung menetapkan enam orang tersangka dalam kasus investasi bodong Robot Trading.

Kasus ini sudah P-21 dengan lima tersangka telah ditahan, namun satu tersangka daftar pencarian orang (DPO).

Wadirreskrimsus Polda Lampung, AKBP Popon Ardianto Sunggoro didampingi Kasubbid Penmas Bid. Humas Polda Lampung AKBP Rahmad Hidayat menyatakan, dalam tindak pidana perdagangan atau perbankan berkedok Trading Forex di wilayah Kota Metro, terungkap atas informasi masyarakat.

“Dari hasil penyelidikan ditetapkan enam tersangka. Lima orang kita tahan dan prosesnya sudah P-21. Kita segera limpahkan ke kejaksaan. Satu orang tersangka yang merupakan ownernya sedang kita cari. Dari awal sudah tidak kooperatif hingga melarikan diri. Kita sudah terbitkan surat DPO terhadap yang bersangkutan dan melakukan pencekalan,” katanya.

Korban investasi bodong ini, kata Popon, sebanyak 656 orang dengan total investasi yang sudah masuk Rp 66.520.718.750.

”Rincian dana yang sudah dikelola Rp 32.218.656 361 diperuntukkan pemberian profit kepada member. Sisanya sebesar Rp34.302.062.389. diduga tidak diberikan kepada member sebagai pemberian profit melainkan untuk keperluan pribadi tersangka DKW dan peruntukkan lainnya,” ujarnya.

Modus tersangka mengenalkan Trading Forex, kata Popon, lewat media sosial Youtube dan Facebook.

”Ini supaya masyarakat tertarik dan bergabung dengan PT Nestro Saka Wardhana (NSW). Jika ada masyarakat yang tertarik, akan diberi tahu skema yang dijalankan PT NSW. Masyarakat diminta menjadi member terikat kontrak dengan deposit minimal Rp10.000.000. Member dijanjikan diberikan profit 10 persen setiap bulannya. Para tersangka menerapkan skema piramida, member mencari member baru. Member baru diberikan profit 2 persen dari dana member yang diajaknya,” ungkapnya.

Satu tahun berjalan, kata Popon, banyak masyarakat yang ikut bergabung untuk investasi.

“Belakangan muncul tertangkapnya Indra Kena dan Doni Salmanan di media, PT NSW jarang mendapatkan member baru. Ini menyebabkan pembayaran profit member lama tersendat sejak Maret 2022,” katanya.

Lima orang tersangka yang ditetapkan, yakni DKW (36), owner atau pendiri PT NSW (DPO); HS (57), direktur PT NSW; DK (33), direktur keuangan PT NSW; AS (29), direktur operasional PT NSW; RRS (44), direktur teknis PT NSW; dan IS (45), admin di luar struktur PT NSW. (tim)

News Feed

Alzier Minta Tokoh Masyarakat Di Pesawaran Lawan ” SENGKUNI” Penyebar Fitnah Bupati

RAOLNEWS.COM – Alzier minta yang disebut sebagai bapak dan anak yang sudah tidak laku jual di Kabupaten pesawaran sebagai pihak yang menyebarkan fitnah dan merupakan pihak yang sudah tidak laku…

Apresiasi Advokat Anti Suap Yunizar Akbar, Penunjukan Komjen Reinhard Sebagai PLT Dirjen Pemasyarakatan

RAOLNEWS.COM -Menteri Hukum Dan Hak Azasi Manusia Yasonna H Laoly menunjuk Irjen Pol. Reinhard Silitonga sebagai PLT Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Sebelum menjabat sebagai PLT Dirjen Pemasyarakatan, Jenderal Polisi berbintang tiga…

Tuai Prestasi 82 Peserta Didik MAN 1 Bandar Lampung Lolos SNBP Unila 2024, Peringkat Pertama Se Lampung

RAOLNEWS.COM- Universitas Lampung merilis data hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2024 di kampus tersebut. Totalnya ada sebanyak 24.805 orang siswa SMA sederajat yang mendaftar Unila dari jalur SNBP….

Hanan Rozak di Usung Bakal Gubernur Lampung Dengan Ketua Golkar Arinal

BANDAR LAMPUNG, RAOLNEWSCOM – DPP Partai Golkar dikabarkan akan “mengusung” Hanan A. Rozak sebagai Bakal Calon Gubernur Lampung. Bersama Ketua Golkar Lampung Arinal Junaidi yang bakal di usung oleh Golkar….

RIRIN dan FAUZI Kandidat Pilbub Pringsewu, Kuat Mana Lawan Ipar Gubernur Untuk Peroleh Tiket Golkar

RAOLNEWS.COM – Dari tiga kandidat Calon Bupati Pringsewu yang di sebut sebut akan maju di Pilkada Pringsewu 2024 terdapat tiga nama santer dikalangan masyarakat, ternyata berdasarkan versi pelaporan LHKPN tahun…