Mediasi Polres Lampung Tengah Dan Pemkab Gagal , Ratusan Warga Pubian Bakar Fasilitas PT Gunung Aji Jaya

Sun, 20 Nov 2022 06:08:36am

RAOLNEWSCOM- Ratusan warga dari enam kampung membakar mobil, kantor, mess, dan sejumlah fasilitas PT Gunung Aji Jaya di Kecamatan Pubian, Kabupatenn Lampung Tengah, Sabtu siang (17/11/2022).

Menurut beberapa warga, mereka melampiaskan kemarahannya karena pemerintah lambat menyelesaikan sengketa pertanahan mereka dengan perusahaan perkebunan kelapa sawit.

Warga mengatakan hak guna usaha ( HGU) perusahaan telah habis. Mereka juga heran izin awalnya HGU perkebunan coklat, tapi mengapa berubah jadi perkebunan sawit.

Anggota DPRD Lampung Tengah H. M. Hakki, SH membenarkan pengrusakkan itu bentuk kekesalan warga terhadap pemerintah yang dinilai lambat menyelesaikan sengketa lahan.

“Sudah dimediasi oleh Bupati, tapi mana hasilnya. Jangan menganggap masyarakat ini bodoh semua”, ujar Hakki melalui Lsambungan telepon kepada wartawan Lampung, Sabtu malam (19/11/2022).

Dia meminta pemerintah segera menyelesaikan sengketa tanah tersebut dengan melibatkan tokoh adat, kepala kampung, camat, tokoh pemuda dan pihak terkait sehingga konflik tidak berkepanjangan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian. Aparat keamanan tak bersedia mengomentari aksi warga tersebut.

Polisi dari Polres Lampung Tengah dan Polsek jajaran, masih berjaga-jaga dilokasi, tempat kejadian perkara.

Sebelumnya beberapa waktu yang lalu Kapolres Lampung Tengah AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya bersama Bupati Lampung Tengah, H. Musa Ahmad, turun langsung menjadi mediator terkait persoalan lahan yang melibatkan masyarakat lima Kampung di Kecamatan Pubian, Lampung Tengah dengan perusahaan sawit PT Gunung Aji Jaya, Sabtu (29/10/22) sekira pukul 13.30 WIB. Mediasi dilakukan Kapolres dan Bupati Lampung Tengah di Mapolsek Padang Ratu dengan melibatkan perwakilan dari PT Gunung Aji Jaya dan 10 perwakilan warga dari lima Kampung.

Hal tersebut dilaksanakan terkait aksi penutupan portal di pintu keluar masuk PT Gunung Aji yang dilakukan masyarakat lima Kampung di Kecamatan Pubian yakni Kampung Gunung Haji, Kampung Gunung Raya, Kampung Negri Ratu, Kampung Negri Kepayungan, dan Kampung Tanjung Kemala. Masyarakat menuntut pengembalian lahan milik PT Gunung Aji Jaya di Kampung Gunung Haji Kecamatan Pubian yang dianggap Masyarakat habis masa berlakunya Hak Guna Usaha (HGU) pada 2015.
Sebanyak 247 Personel yang terdiri dari personel Polres dan Polsek jajaran, TNI, Brimob, dan Sat Pol PP Kabupatan Lampung Tengah disiagakan di lokasi guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif. Kapolres Lampung Tengah dalam sambutannya menyampaikan kepada kedua belah pihak yang bersengketa terkait lahan untuk menahan diri dan tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu situasi Kamtibmas.
“Untuk itu kami lakukan mediasi agar masalah besar bisa dikecilkan serta masalah kecil bisa kita hilangkan, dengan adanya komunikasi dan musyawarah,” jelas AKBP Doffie Fahlevi Sanjaya.
Terkait tuntutan masyarakat, Kapolres menyampaikan, berdasarkan hasil keterangan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Lampung Tengah bahwa HGU PT Gunung Aji Jay telah diperpanjang sejak 2016 hingga 2040. “Hal tersebut merupakan produk yang sah dari Negara serta meminta masyarakat mendukung adanya hal tersebut,” kata Kapolres.

Dalam hal ini, Forkopimda bersikap netral menegakkan aturan yang sebenar benarnya, sesuai aturan dan hukum yang berlaku. “Terkait permasalahan lahan kita kedepankan dengan musyawarah. Upaya hukum merupakan upaya yang terakhir, namun apabila terjadi perbuatan pidana akan tetap dilakukan penindakan sesuai hukum yang berlaku,” kata Kapolres.
Untuk itu,Kapolres berharap dengan adanya pertemuan ini, masyarakat lebih mengerti dah paham serta tidak melanjutkan aksi penutupan portal di pintu keluar masuk PT Gunung Aji Jaya guna menjaga situasi Kamtibmas yang tetap aman,damai juga kondusif. Setelah diberikan pemahaman, akhirnya masyarakat membuka portal tersebut dengan dibantu personel pengamanan kemudian membubarkan diri ke rumah masing-masing sekitar pukul 14.30 WIB.
Sampai kini, situasi tetap aman dan kondusif. “Pihak perusahaan akan memfasilitasi perwakilan masyarakat untuk datang ke Kantor Pusat PT Gunung Aji Jaya guna menunjukan bukti sertifikat HGU yang diminta masyarakat, pada Senin (31/10/22),” kata Kapolres.( tim)

News Feed

Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan Prof Rudy Dilantik Nahkodai Alumni IKA Unila

RAOLNEWS.COM -Pelantikan IKA Unila sempat tertunda 2 tahun baru terealisasi hari ini, 20 April 2024. Acara pelantikan berlangsung di Hotel Grand Mercure hadir Ketua Umum IKA Komjen Pol Prof Rudy…

Beredarnya Video di Pelabuhan Bakauheni, Ini Penjelasan pihak ASDP

RAOLNEWS.COM -Terkait beredar nya video dikalangan wartawan terkait pelayanan pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, ini penjelasan ASDP Bakauheni, Lampung. Penjelasan terkait pelayanan di Pelabuhan Bakauheni pada 14 April 2024, sekitar pk…

Alzier Minta Tokoh Masyarakat Di Pesawaran Lawan ” SENGKUNI” Penyebar Fitnah Bupati

RAOLNEWS.COM – Alzier minta yang disebut sebagai bapak dan anak yang sudah tidak laku jual di Kabupaten pesawaran sebagai pihak yang menyebarkan fitnah dan merupakan pihak yang sudah tidak laku…

Apresiasi Advokat Anti Suap Yunizar Akbar, Penunjukan Komjen Reinhard Sebagai PLT Dirjen Pemasyarakatan

RAOLNEWS.COM -Menteri Hukum Dan Hak Azasi Manusia Yasonna H Laoly menunjuk Irjen Pol. Reinhard Silitonga sebagai PLT Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Sebelum menjabat sebagai PLT Dirjen Pemasyarakatan, Jenderal Polisi berbintang tiga…

Tuai Prestasi 82 Peserta Didik MAN 1 Bandar Lampung Lolos SNBP Unila 2024, Peringkat Pertama Se Lampung

RAOLNEWS.COM- Universitas Lampung merilis data hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2024 di kampus tersebut. Totalnya ada sebanyak 24.805 orang siswa SMA sederajat yang mendaftar Unila dari jalur SNBP….