Gubernur Lampung Terpilih 2003- 2008 Alzier Minta DILANTIK Sesuai Keputusan Mahkamah Agung dan SK 15 DPRD lampung

Fri, 19 Jan 2024 01:37:08am

RAOLNEWS.COM – Mantan ketua PDI Perjuangan Lampung Selatan juga politikus senior Lampung Alzier Dianis Thabranie ungkit lagi prihal putusan Mahkamah Agung (MA) No.437 Tahun 2004 yang menyatakan dirinya sebagai Gubernur Lampung terpilih Periode 2003-2008.

Hal itu disampaikannya lewat video, Rabu (17/1). Dia menyampaikan bahwa kondisi saat ini jauh lebih baik daripada era Megawati Soekarnoputri jadi presiden.

“Semuanya diubah, syarat presiden harus SMA sederajat, itu kan untuk kepentingan dia. Siapa yang berani komplain, yang berani ribut?” Kata Alzier.

“Sedangkan saya Gubernur terpilih, Ketua DPC PDIP Lampung Selatan, anak banteng, sudah menang pemilihan gubernur, dicari-cari kesalahannya sampai hari ini tidak dilantik. Sudah ada keputusan MA No.437 Tahun 2004,” sambung dia.

Pria berusia 66 tahun itu mengatakan, era Jokowi ini merupakan azab untuk Megawati Soekarnoputri yang telah menyengsarakan hasil putusan Mahkamah Agung di Lampung.

“Harusnya putusan itu dilaksanakan sesuai aturan negara, yang kata PDIP, kata Megawati kita harus patuh konstitusi,” tegasnya.

Menurut Alzier yang kini menjadi kader Golkar,dan sempat menjadi ketua partai Golkar Lampung selama 3 periode, hal itu sangat merugikan dirinya. Haknya sebagai warga negara dirampas begitu saja

“Ini belum bicara hak sebagai kader dan materi yang saya habiskan saat pemilihan gubernur itu. Tapi begitulah sikap PDIP yang begitu jahat pada kadernya,” katanya.

Dia tetap meminta putusan MA No.437 Tahun 2004 dijalankan oleh negara karena sudah inkrah atau berkekuatan hukum tetap menurutnya tak ada win-win solution dari putusan yang merugikannya itu.

“Pemerintah harus bertanggung jawab atas hak demokrasi warganya. Presiden terpilih harus bisa menjalankan demokrasi, hutang kepada rakyat Lampung, gubernur terpilih harus dilantik,” ucapnya.

Alzier mengatakan sempat ditawari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dirinya dikonvensasi jabatan gubernurnya jadi pejabat setingkat dirjen.

“Walaupun ini belum win-win solution tapi ini sedikit lebih baik daripada era Megawati, tapi saya tolak karena hak saya adalah Gubernur Lampung,” Ujarnya. (*)

News Feed

Calon DPD RI Almira Nabila Fauzi Raih 55 Ribu Suara di Pringsewu, Ismet Roni : Golkar Bakal Evaluasi Rekomendasi Kader Maju Pilkada 2024

RAOLNEWS.COM – Perolehan suara calon DPD RI Lampung Almira Nabila Fauzi Putri sulung Wabup Pringsewu 2017- 2022 berdasarkan hasil real Count KPU Lampung tanggal 22 Februari 2024 sebesar 299.859 (…

ALMIRA NABILA FAUZI Geser Petahana Abdul Hakim, Unggul 8.82 Persen Dengan Perolehan Suara 215.009

RAOLNEWS.COM – Menurut rekapitulasi KPU per Jumat (16/2) pukul 16.51 WIB, dengan data masuk 63,69 persen, Adik Mantan Wakil Gubernur Lampung Chusnunia Chalim itu meraih 405.513 suara atau 16,64 persen….

Petahana DPD RI Lampung Terancam Tergeser, Hasil Quick Count Terpaut 0,5 Persen Dari Almira Fauzi, Pengamat : Quick Count Margin Error 4- 5 Persen

RAOLNEWS.COM- Posisi calon anggota DPD RI Dapil Lampung berdasarkan hitung cepat Rakata masih cair karena posisi Petahana hanya terpaut tidak sampai 1 persen dari pendatang baru Almira Nabila Fauzi. Menurut…

PT PLN UIW Papua dan Papua Barat Budiono Siapkan 1.244 Personel Sukseskan Pemilu 2024

RAOLNEWSCOM – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat menyiapkan 1.244 personel dalam rangka mengamankan sistem kelistrikan di wilayah setempat menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 untuk…

GM PLN UIW Papua Budiono Salurkan Program Gerobak Cahaya Bantuan UKM YBM PLN

RAOLNEWS.COM – Dalam Rangka Kunjungan Kerja General Manager PT PLN UIW Papua-Papua Barat berkesempatan menyambangi langsung penerima manfaat (Mustahik) Program Gerobak Cahaya. Dalam kunjungan General Manager PLN UIW Papua dan…