Stevia Tanaman Revolusioner Bakal Menggusur Gula Tebu

Sun, 30 Oct 2022 10:24:32pm

Raolnewscom – Banyak Pengusaha Saat Ini Mencari Lahan Luas Untuk Tanaman Stevia Yang Bakal Menggusur Manisnya Gula Tebu.
Stevia adalah salah satu jenis tanaman semak yang berasal dari famili Compositae. Tanaman ini dapat mencapai ketinggian sekitar 65 cm, batangnya bulat, berbulu, bercabang banyak dan berwarna hijau. Daun tanaman ini tumbuh tunggal berhadapan dengan bentuk daun bulat telur. Bagian daun Stevia banyak digunakan untuk bahan pembuatan gula atau pemanis alami. Bahan pemanis utama pada stevia ini adalah stevioside yaitu suatu glikosida diterpen yang sangat manis namun hampir tidak mengandung kalori. Tingkat kemanisan yang dimiliki stevia 200-300 kali lebih manis dibandingkan dengan gula tebu.

Spesifikasi Ilmiah
Kingdom : Plantae
Division : Spermatophyta
Sub division : Angiospermae
Class : Dicotyledoneae
Ordo : Asterales
Familia : Composite
Genus : Stevia
Spesies : Stevia rebaudiana Bertonii M.

Karena tanaman stevia sangat potensial dikembangkan sebagai bahan baku pembuatan pemanis atau gula alami pendamping gula tebu dan pengganti gula sintetis dan juga gula stevia memiliki kelebihan yaitu tidak bersifat karsinogen dan juga rendah kalori, kini banyak orang yang mencoba untuk membudidayakan tanaman stevia ini.

Cara Budidaya Stevia
a. Pembibitan Stevia
Bibit stevia dapat diperoleh dengan beberapa cara di antaranya dari benih, stek, tunas dan juga kultur jaringan. Namun cara yag paling banyak digunakan yaitu pembibitan melalui stek karena dirasa lebih cepat dan praktis. Pembibitan dengan stek dilakukan dengan menggunakan naungan plastik kedap udara bersuhu rendah dan juga kelembapan udaranya mendekati 100%. Setelah berumur 3-4 minggu, bibit stek dapat dipindah tanamkan pada lahan yang telah disiapkan

b. Penanaman Stevia
Sebelum melakukan penanaman, lahan tanam yang akan digunakan untuk budidaya stevia digemburkan dengan cara dicangkul atau di bajak sebanyak 2 kali. Selanjutnya buatlah bedengan dengan ukuran lebar sekitar 100-125 cm, tinggi sekitar 20 cm dan untuk panjangnya dapat disesuaikan dengan lahan tanam. Apabila lahan tanam yang digunakan berkontur miring maka sebaiknya dibuat teras terebih dahulu.

Setelah semua siap, selanjutnya lakukan penanaman. Bibit ditanam dengan jarak tanam sekitar 25 cm x 25 cm atau 30 cm x 30 cm dengan dalam setiap bedengan 4-5 baris bibit. Sebelum ditanam dalam lubang tanam yang dibuat diberi pupuk organik baik itu pupuk kandang atau pupuk kompos dengan dosis sekitar 250 gram/lubang tanam. Waktu yang baik untuk melakukan penanaman stevia yaitu pada musim hujan.

c. Pemeliharaan Stevia
Setelah melakukan penanaman maka perlu dilakukan pemeliharaan berupa pemupukan, pemangkasan dan pengendalian hama penyakit.

Pemupukan
Setelah satu minggu tanam, lakukan pemupukan dengan menggunakan pupuk urea, TSP dan KCl dengan dosis masing-masing 1 gram, 1 gram dan 1 gram/tanaman. Pemupukan ini kembali dilakukan setiap setelah panen.
Pemangkasan
Saat tanaman berumur sekitar 2 minggu, lakukan pemangkasan pada setiap ujung tanaman agat percabangan terbentuk dan produksi daunnya semakin banyak.
Pengendalian Hama Penyakit
Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman stevia antara lain kutu daun aphis sp yang merusak bagian pucuk daun, ulat grayak Heliothis sp., Cendawan Poria hypolateria yang menyebabkan batang berwarna merah bata dan akhirnya layu, dan juga penyakit Sclerotium rolfsii serta Fusarium sp.
Untuk mengendalikan hama dan penyakit ini hjangan gunakan insektisida ataupun fungisida, lakukan pengendalian secara manual saja seperti mengambil hama atau mengambil bagian tanaman yang terserang kemudian dimusnahkan agar tidak menyebar.
d. Pemanenan Daun Stevia Dan Pasca Panen
Daun stevia mulai dapat dipanen setelah berumur 40-60 hari setelah penanaman dan pemanenan berikutnya dapat dilakukan setiap 30-60 hari sekali. Pemanenan ini jangan lambat karena dapat menurunkan kadar gula yang ada pada daun. Selain berdasarkan umur, memulai pemanenan dapat dilakukan dengan melihat ketinggian tanaman. Biasanya yang telah dqapat dipanen yaitu tanaman yang telah memiliki ketinggian sekitar 40-60 cm dan berdaun rimbun. Waktu yang baik untuk melakukan pemanenan stevia yaitu pada pagi hari. Pemanenan dilakukan dengancara batang atau tangkai sepanjang 10-14 cm dari permukaan tanah, selanjutnya batang tersebut dirompes dan diambil daunnya saja. Setelah daun didapatkan selanjutnya daun Stevia tersebut dikeringkan baik itu dengan menjemurnya di bawah sinar matahari ataupun dengan menggunakan alat pengering buatan. Jika sudah kering, daun tersebut dapat dikemas dan dijual kepada konsumen.

Produk gula alami Stevia
Keunggulan daun stevia dari gula

Berikut beberapa keunggulan stevia dari gula biasa.

1. Pemanis yang aman untuk diabetes

Gula dan makanan manis seolah menjadi musuh terbesar bagi para diabetes. Namun, kali ini Anda yang mengidap diabetes melitus pun tetap bisa merasakan kembali makanan manis dengan menggunakan pemanis stevia. Pemanis dari ekstrak daun stevia ini dinilai lebih aman untuk diabetes karena tidak membuat kadar gula darah melonjak. Di Amerika Selatan, ekstrak tanaman ini bahkan sudah lama digunakan sebagai pengganti gula untuk pengidap diabetes.

2. Rendah kalori

Berat badan berlebih sebenarnya berkaitan dengan konsumsi makanan tinggi gula dan kalori. Inilah mengapa jika Anda sering makan makanan manis, berat badan Anda juga bisa melonjak dengan cepat. Nah, pemanis yang berasal dari daun stevia bisa membantu Anda mengatasi berat badan berlebih. Dengan kandungan nol kalori, pemanis ini lebih ramah untuk Anda yang mengidap diabetes ataupun ingin menjaga berat badan.

3. Membantu mengontrol tekanan darah

Selain menjadi alternatif untuk mengendalikan gula darah, gula stevia juga baik untuk tekanan darah. Hal ini disebutkan dalam sebuah penelitian lama terbitan jurnal Clinical Therapeutics, yang dilakukan selama 2 tahun. Studi ini menunjukkan manfaat senyawa stevioside dari daun stevia dalam menurunkan tekanan darah pada pengidap hipertensi. Meski demikian, pengaruh pasti tanaman ini terhadap tekanan darah masih perlu dikaji lebih lanjut.

4. Lebih aman bagi anak-anak

Sebagian besar kasus obesitas pada anak terjadi akibat pola makan yang tidak sehat, terutama terkait asupan makanan tinggi gula. Anak-anak umumnya menyukai makanan manis dan ini merupakan salah satu faktor penyebab kenaikan berat badan mereka. Jika hal ini terus berlanjut, anak yang obesitas berisiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit kronis pada usia dewasa. Untuk mencegah hal tersebut, pemanis seperti stevia dapat menjadi alternatif gula untuk anak-anak.

5. Membantu mengontrol kolesterol

Sebuah penelitian lama di India menunjukkan bahwa bubuk daun stevia bisa membantu mengendalikan kadar kolesterol. Pemanis ini menurunkan kolesterol total, kolesterol “jahat” LDL, dan trigliserida yang berkaitan dengan risiko sindrom metabolik. Tidak hanya itu, konsumsi stevia juga membantu meningkatkan kadar kolesterol “baik” HDL. Berbeda dengan LDL, kadar HDL yang tinggi justru membantu menurunkan risiko stroke dan penyakit jantung akibat penyumbatan pembuluh darah. (Heri Wuryanta, S.TP, MP)

News Feed

Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan Prof Rudy Dilantik Nahkodai Alumni IKA Unila

RAOLNEWS.COM -Pelantikan IKA Unila sempat tertunda 2 tahun baru terealisasi hari ini, 20 April 2024. Acara pelantikan berlangsung di Hotel Grand Mercure hadir Ketua Umum IKA Komjen Pol Prof Rudy…

Beredarnya Video di Pelabuhan Bakauheni, Ini Penjelasan pihak ASDP

RAOLNEWS.COM -Terkait beredar nya video dikalangan wartawan terkait pelayanan pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, ini penjelasan ASDP Bakauheni, Lampung. Penjelasan terkait pelayanan di Pelabuhan Bakauheni pada 14 April 2024, sekitar pk…

Alzier Minta Tokoh Masyarakat Di Pesawaran Lawan ” SENGKUNI” Penyebar Fitnah Bupati

RAOLNEWS.COM – Alzier minta yang disebut sebagai bapak dan anak yang sudah tidak laku jual di Kabupaten pesawaran sebagai pihak yang menyebarkan fitnah dan merupakan pihak yang sudah tidak laku…

Apresiasi Advokat Anti Suap Yunizar Akbar, Penunjukan Komjen Reinhard Sebagai PLT Dirjen Pemasyarakatan

RAOLNEWS.COM -Menteri Hukum Dan Hak Azasi Manusia Yasonna H Laoly menunjuk Irjen Pol. Reinhard Silitonga sebagai PLT Direktur Jenderal Pemasyarakatan. Sebelum menjabat sebagai PLT Dirjen Pemasyarakatan, Jenderal Polisi berbintang tiga…

Tuai Prestasi 82 Peserta Didik MAN 1 Bandar Lampung Lolos SNBP Unila 2024, Peringkat Pertama Se Lampung

RAOLNEWS.COM- Universitas Lampung merilis data hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2024 di kampus tersebut. Totalnya ada sebanyak 24.805 orang siswa SMA sederajat yang mendaftar Unila dari jalur SNBP….